Rona Budaya Sulut Berlangsung 5 Sampai 26 Sebtember 2026 di Museum Negeri Manado

Terkait itu, masyarakat diajaknya agar menjaga warisan budaya dan ikut menjaga juga meneruskannya ke generasi berikut.

Sementara itu, jalannya festival dari konsepnya tak menjadi tempat pertunjukan semata, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan keragaman budaya yang hidup di Sulut.

Terkait itu, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Yorry R Lesawengen menyampaikan, rangkaian festival mengatakan turut melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Selain pagelaran seni dan budaya, pengunjung dapat menikmati pameran kerajinan dan kuliner Dekranasda, pameran UMKM, pementasan teater, hingga penampilan band lokal.

“Kami berharap Rona Budaya Sulawesi Utara tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah,” ungkapnya.

Diketahui, peserta datang dari 15 kabupaten dan kota di Sulut. Di dalamnya terlibat para pelaku ekonomi kreatif serta berbagai sanggar binaan Dinas Kebudayaan. (Kifli).