Manado, Aspirasi.id – Di tengah kesibukan aktivitas jual beli di Pasar Bersehati, Kota Manado, puluhan anak berkumpul pada akhir pekan bukan untuk bermain, melainkan untuk belajar. Pada Minggu (6/9/2026), mereka menjadi peserta perdana dalam program relawan bernama ENGAGE, sebuah inisiatif yang membuka ruang pendidikan nonformal bagi anak-anak yang sebelumnya minim akses ke pembelajaran bahasa asing.
Antusiasme warga pasar rupanya cukup tinggi. Pada hari pertama pembukaan kelas yang mengambil tempat di lantai tiga pasar, sebanyak 27 anak hadir memenuhi area belajar.
Bagi anak-anak ini, pelajaran dimulai dari fondasi paling dasar. Para relawan memfokuskan materi pada pengenalan 26 huruf alfabet. Lewat pendekatan interaktif yang memadukan nyanyian dan permainan mencari kartu huruf, anak-anak diajak membedakan huruf besar dan kecil hingga mengeja nama mereka sendiri.
Meski suasana kelas terbilang ramai, proses belajar tetap berjalan tertib dan menyenangkan. Penguasaan alfabet ini dinilai sebagai pijakan krusial sebelum anak-anak melangkah ke tahap percakapan (conversation). Harapannya, kelak mereka bisa melafalkan kata dengan tepat dan lebih percaya diri jika harus berinteraksi dengan orang asing atau sekadar membaca petunjuk berbahasa Inggris.
