PARIGI MOUTONG, Aspirasi.id — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Sulawesi Tengah tetap aman dan normal pascagempa bumi magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong pada Sabtu (15/8/2026) malam.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tektonik tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pihak Pertamina pun langsung bergerak cepat melakukan peninjauan ke seluruh sarana dan prasarana distribusi di lokasi terdampak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa seluruh fasilitas penyaluran energi berada dalam kondisi baik dan dapat beroperasi optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pasca gempa bumi di wilayah Parigi Moutong, kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi operasional dan sarana penyaluran energi. Sampai saat ini, operasional penyaluran BBM maupun LPG tetap berjalan aman dan tidak terdampak, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat dilayani,” ujar Lilik.
