Berita  

Jerita Hati Perempuan Pulau Pari Menjaga Laut dan Pesisir Tak Digubris Pemerintah

 

“Cara-cara perusahaan itu masih zaman VOC. Kami warga Barat dan Timur masih diadu domba oleh mereka. Banyak kawan kami yang direkrut jadi security, dipekerjakan oleh perusahaan. Sehingga banyak kawan kami yang sudah tidak seperjuangan dengan kami,” tuturnya sembari tersedu-sedu menahan tangis.

 

Dia menegaskan, bahwa pihaknya warga Pulau Pari akan terus berjuang untuk bertahan hidup di tanah kelahiran mereka,dengan konsisten menanam mangrove.

 

“Karena dengan bertanam adalah bentuk perlawanan kami. Kami tidak mau menjadi budak di Tanah sendiri. Walaupun kami harus terus-terusan bentrok dengan security yang dikirimkan oleh perusahaan.Kami masih berjuang sampai sekarang untuk anak cucu kami,”pungkasnya.

 

Green Press Community merupakan ajang perdana yang diorganisasi oleh Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) guna menghimpun ide dan memantik gerakan bersama untuk melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.