Berita  

Kasus Bunuh Diri kembali Terjadi, Begini Tanggapan Pakar Psikolog Sulut

“Sehingga dari memunculkan pikiran negatif dengan isi suicide sampai bisa mengambil keputusan melakukan perilaku merugikan diri,” beber Hanna.

Buat para masyarakat di luar sana, dari pada kita membuat stigma, dengan isu mental healt tersebut, tapi bagaimana kita bisa berempati merasakan apa yang dirasakan dari individu ketika dia harus berhadapan dengan kondisi tersebut.

“Dia harus berjuang dengan kondisi mental yang mungkin sampai saat ini lagi berproses,” tuturnya.

Hanna mengajak Masyarakat Sulawesi Utara sama-sama meminimalisir perilaku Bunuh Diri di sekitar kita.

“Buat kamu yang lagi berjuang dengan kesehatan mental kamu tidak sendiri kamu berharga,” tambahnya.

Kata dia, beranikan diri kamu untuk mendapatkan layanan kesehatan mental dengan mengunjungi fasilitas layanan kesehatan mental yang ada di sekitar kamu.

“Gunakan BPJS dan Kartu KIS untuk mendapatkan layanan kesehatan mental di Puskesmas terdekat atau rumah sakit yang menyediakan tenaga psikolog klinis dan psikiater. Atau pun bisa tergabung di komunitas peduli kesehatan mental seperti Komunitas Cegah Bunuh Diri,” tutup Hanna.(ikel)