Berdayakan Petani Cabai di Minahasa Melalui Sentuhan Inovasi ULiBiCo PKM Unima

Ketua Kelompok Tani Esa Waya, Livia Vivi A Mantiri, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran tim akademisi Unima di desa mereka.

Begitu juga dengan pemahaman penggunaan varietas cabai unggul, optimasi penambahan bahan organik ke dalam bedengan, pengendalian hama cabai terpadu serta penanganan pasca panen buah cabai yang belum efektif dan perlu ditingkatkan.

 

Inovasi ULiBiCo: Jawaban Berbasis Mikroba Lokal

Menjawab tantangan tersebut, tim akademisi dari Universitas Negeri Manado (Unima) meluncurkan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) terintegrasi. Mengusung inovasi bernama ULiBiCo (Unima Liquid Biofertilizer Combination), program ini ditujukan untuk memodernisasi ekosistem pertanian Kelompok Tani Esa Waya yang beranggotakan 10 orang petani produktif.

Inovasi ULiBiCo merupakan pupuk organik cair (POC) yang diracik khusus memanfaatkan formulasi mikroba lokal. Selain pengaplikasian ULiBiCo, petani dibekali paket teknologi terpadu yang mencakup introduksi varietas unggul cabai rawit Rawita F-1, pembuatan pupuk organik padat melalui fermentasi kotoran ternak dengan teknologi EM-4, penerapan teknologi plastikultur Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP), serta formulasi pestisida organik berbahan dasar tanaman lokal.