Ketua Tim PKM Unima sekaligus Dosen Jurusan Biologi, Jacklin Stella S Manoppo SSi MSi, menegaskan bahwa intervensi teknologi ini dirancang untuk mengubah pola pikir dan teknik budidaya petani agar lebih berkelanjutan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani cabai rawit di Desa Parepei melalui penerapan teknologi ULiBiCo untuk meningkatkan produksi dan kualitas cabai rawit,” ujar Jacklin Stella S Manoppo SSi MSi.
Dia mengatakan, secara khusus, kegiatan itu memiliki target untuk berbagi ilmu dan melatih anggota kelompok tani. Hal ini guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produk cabai varietas unggul jenis Rawita F-1, melalui aplikasi dan penerapan teknologi ULiBiCo berbasis mikroba lokal dalam bentuk pupuk organik cair pada tanaman cabai yang dibudidayakan.
Apresiasi Petani dan Dukungan Pemerintah Desa
Langkah transformasi pertanian ini mendapat sambutan hangat dari para petani di lapangan. Keterbatasan pengetahuan mengenai pengelolaan pupuk hayati dan pestisida organik kini teratasi lewat pelatihan praktis dan pendampingan langsung.
